Peraturan Tenis Meja

by -0 views

Peraturan Tenis Meja——  Pada era globalisasi ini Tenis meja sudah menjadi Olahraga yang sangat di gemari oleh semua lapisan masyarakat. Jika ditanya satu persatu tentang permainan Tenis Meja ini pasti semua orang mengetahui dan hampir semia dapat memainkan Olahaga ini. karena olahraga Tenis meja ini telah mendarah daging di seluruh lapisan Masarakat baik lapisan atas hingga lapisan bawah. Olahraga Tenis Meja ini hampir sma dengan Olahraga Tenis Lapangan akan tetapi untuk Tenis Meja ini dilakukan di atas meja berukuran 2,74 m x 1,52 m dan menggunakan bet sebagai alat pukul nya.
akan tetapi tidak semua orang paham tentang Peraturan-Peraturan Tenis Meja yang harus dipatuhi.
Pada Artikel saya sebelumnya saya telah mengulas tentang Sejarah Tenis Meja dan Teknik Permainan Tenis meja,  pada kesempatan kali ini Kumpulan Olahraga akan sedikit mengulas tentang Peraturan Dasar Tenis meja Internasional.

A.  Meja/Tempat Bermain

  1. Lebar Meja untuk permainan Tenis Meja berbentuk Persegi panjang dengan ukuran Panjang 2,74 m dan Lebar 1,52 m , dengan tinggi kaki 76 cm dari permukaan lantai.
  2. Meja yang dipergunakan boleh menggunakan bahan apa saja seperti kayu, fiber dll asalkan dapat menghasilkan pantulan sekitar 23 cm dari bola yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.
  3. Permukaan meja harus rata dan datar.
  4. Warna Permukaan meja diusahakan berwarna gelap seperti Biru tua / hitam dengan garis selebar 2 cm pada tiap sisi meja 2,74 m dan tiap lebar meja 1,52 m.
  5.  Permukaan meja Tenis meja ini dibagi dua sama lebar oleh sebuah net.
  6.  Meja Pingpong ini di bagi dua oleh sebuah garis tengah dan harus berwarna putih hal dan ke dua belah garis tersebut harus dianggap sebagai bagian kiri dan kanan.

B. Net.

Net dalam olahraga Tenis meja terpasang pada bagian tengah lapangan (Meja) dan membagi 2 meja menjadi ukuran yang sama, net ini harus lah memiliki tinggi 15,25 cm diatas permukaan meja dan terpasang dengan bantuan tali yang melekat pada kedua sisi atas tiang dengan tinggi tiang 15,25 cm dan dasar net (Bagian bawah) net haruslah rapat dengan meja dan panjang ujung net harus lah serapat mungking dengan tiang Net. tiang net di pasang pada bagian tengah dan dipasang dengan menggunakan penjepit yang di jepitkan ke meja bagian samping.

C. Bola 

Bola Tenis Meja / Pingpong ini sangatlah berbeda dengan bola-bola lainnya karena Bola tenis meja ini terbuat dari bahan Selulosa (Celluloid) atau sejenis bahan pelastik,  biasanya warna bola yang digunakan berwarna Putih namun pada saat ini bola Tenis meja ini tersedia dalam warna Orange dan tidak mengkilat. Menurut peraturan yang berlaku berat Bola Tenis Meja ini adalah harus 2,7 Gram dan memiliki diameter 40 mm.

D. Bet

Bet merupakan alat yang digunakan sebagai pemukul bola pada Tenis meja, hampir sama dengan Tenis dan Bulu tangkis akan tetapi pada tenis meja ini bet ini terbuat dari kayu yang dilapisi dengan karet pada permukaan bet, karet ini berguna agar bola yang dipantulkan dapat diatur kecepatannya dan mudah untuk dikendalikan berikut ini merupakan syarat-syarat bet standar Internasional diantaranya :

  • Daun Bet harus Kaku dan memiliki permukaan yang datar (Berat bed tidak ditentukan) 
  • Daun Bet minimal 85 % terbuat dari kayu, lapisan perekat didalam kayu dapat diperkuat dengan menambahkan bahan yang berserat seperti Serat karbon(Carbon Fibre) namun bahan tersebut tidak boleh melebihi 7,5 % dari jumlah ketebalan atau sama dengan ukuran 0,35 mm.
  • Bagian permukaan bet dilapisi dengan karet, apabila sobat menggunakan karet yang berbintik tanpa spons maka ketebalan karet tidak boleh melebihi 2,00 mm dan jika menggunakan karet dengan spons dengan bintik didalamnya maka ketebalan karet tidak boleh melebihi 4,00 mm itu sudah termasuk perekat (Lem). 
  • Untuk warna permukaan bet biasanya terbagi kedalam 2 warna yaitu warna Hitam dan warna Merah menyala.
Dalam pertandingan Tenis Meja ini juga terdapat peraturan peraturan permainan daintaranya :

1.  Serve

Serve merupakan bagian yang paling penting dalam melakukan permainan Tenis Meja 
karena Serve ini akan menentukan keberhasilan strategi yang akan kita lakukan, disamping itu Servis dapat juga diartikan sebagai serangan awal untuk mencetak point sehingga dalam melakukan serve ini diusahakan agar dapat mencetak poin. 
Berikut ini merupakan peraturan dalam melakukan serve diantarnya :
  1. Pada saat melakukan serve bloa harus dilambungkan / Dilepaskan terlebih dahulu apabila bola tidak di lambungkan terlebih dahulu maka akan dinyatakan Foul.
  2. Apabila bola serve mengenai net tapi bola melewati daerah lawan maka serve dapat diulang, akan tetapi jika bola mengenai net sebanyak 3 kali berturut-turut maka lawan akan mendapatkan Point. 
  3. Pada saat akan melakukan Serve kemudian bola lepas dari tangan akan tetapi belum di dipukul /tidak mengenai meja maka pemain dapat mengulang serve tersebut, akan tetapi jika bola yang jatuh tersebut mengenai meja maka poin untuk lawan.
  4. Pergantian Serve (pindah bola) dilakukan setelah dua point.
  5. Perhitungan point setiap set nya di hitung sebanyak 21 point dan kemenangan dihitung dengan 2 set kemenangan dan apabila set jumlah kemenangan sama (1-1) maka akan dilajutkan dengan babak tambahan sehingga permainan berjalan sebanyak 3 set (leberset)
  6.  Selama pertandingan apabila bagian tubuh lainnya (selain Tangan ) menyentuh meja maka permainan tetap dapat dilanjutkan.
  7. Untuk menentukan tim mana yang akan memeulai serve terlebih dahulu, wasit biasa nya menggunakan bola yang disimpan di bawah meja (disembunyikan) kemudian pemain menebak keberadaan bola tersebut dan pemain yang berhasil menebak maka pemain tersebut mendapatkan hak untuk pertama memulai serve. sedangkan untuk game selanjutnya yang berhak melakukan serve terlebih dahulu adalah pemain yang menerima bola pada akhir game sebelumnya (Bukan Serve).
Demikian ulasan tentang Peraturan Tenis Meja semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :

1. Sejarah Tenis Meja

2. Peraturan Tenis Meja  

3. Teknik Dasar Permainan Tenis Meja

4. 3 Cara memegang Bet dalam Permainan Tenis Meja